seperti biasa siang itu di stasiun tawang, entahlahitu hari apa, sambil berpeluh dan berkeringat karena kota yang tidak cukup dingin untukku. Perutku terasa cukup begah karena pandanganku ke arah Dunkin Donuts, ya, aku berharap di situ aku menemukan pengganjal kelaparan. Masuklah aku sama temanku ini dengan percaya diri tinggi menghampiri papan harga, dan untuk beberapa saat kami termenung.... ?????????????????????? what the f*ck, uang kami tidak cukup bahkan hanya untuk membeli teh.. dan akhirnya,... "maaf mbak, kayaknya saya salah masuk!"...
Maafkan aku, Menghujam engkau dengan tanya retorik Bukan aku tak paham sibukmu. Bukan! Aku hanya ingin mereda bara rindu yang terik Maafkan aku Membebani gawaimu dengan pesan yang berbaris Bukan aku ingin menguras waktumu. Bukan! Aku hanya ingin rinduku terasa terbalas lewat apa yang kau tulis Maafkan aku Menyebutmu dalam setiap semogaku Bukan aku memaksa kehendak Tuhan. Bukan! Aku hanya ingin Tuhan dapat mendengar lirihnya dan mem...
Comments
Post a Comment